Verona Tours Indonesia
veronatours@yahoo.com / roni@verona-indonesia.com
081 8538432 / 081 13618431
Logo Verona Indonesia

Wisata Malang, Batu, Bromo

Wisata Malang, Batu, Bromo, merupakan tempat favorit tujuan wisata baik para wisatawan domestik maupun mancanegara, ketiga tempat tersebut berada di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Tempat ini bisa di katakan sebagai Segitiga Emasnya wisata Jawa Timur, tempat ini berada di dataran tinggi yang cukup sejuk.

Yang pertama yaitu Kota Wisata Batu dengan sejuta pesona tujuan wisata yang lengap mulai dari wisata permainan / hiburan, wisata alam, wisata agro, wisata desa, sampai wisata adventure semuanya ada di kota Wisata Batu, dan di lengkapi dengan berbagai pilihan hotel untuk memudahkan tamu yang berkunjung.

Wisata Malang, Batu, BromoWisata Malang Batu Bromo

Wisata Malang, Batu, Bromo

Yang kedua yaitu Kota Malang & Kabupaten Malang, kedua tempat tersebut tidak dapat terpisahkan didalam perkembangan pariwisata di Malang Raya dikarenakan satu sisi Kabupaten Malang yang kaya dengan tempat – tempat wisata yang sangat potensial berupa wisata alam Pantainya yang sangat mempesona, tetapi sarana penginapan yang minim sehingga para wisatawan yang berkunjung menginapnya memilih di kota Malang, begitu juga sebaliknya Kota  Malang pada 2 tahun terakhir penyediaan sarana penginapan berkembang dengan pesat, terlihat dari beberapa Jaringan hotel internasional sudah mulai berdiri di kota Malang.

Yang ketiga yaitu wisata Gunung Bromo, yang salah satu akses pintu masuknya melewati Kabupaten Malang wilayah timur semakin bergairah, hal tersebut dikarenakan sarana & prasarana yang cukup memadai dan semakin terkelolanya tempat – tempat wisata yang sejalur ke arah Gunung Bromo, misalkan: Pasir Berbisik, Bukit Teletubbies, Savana, Coban Pelangi, Wisata Desa Gubuk Klakah, Petik Apel, Rafting, Coban Trisula dan selain itu merupakan jalur searah apabila ingin melakukan aktiftas pendakian ke Gunung Semeru.

Transportasi Udara

Bandara Kota Malang yang dikenal dengan Bandara Abdul Rachman Saleh mulai berkembang sejak Lumpur Lapindo menghambat perjalanan dari Malang ke Bandara Juanda, Surabaya. Sebelumnya bandara ini adalah bandara militer yang sesekali digunakan untuk event-event tertentu, seperti balap mobil drag race yang memerlukan lintasan yang panjang. Saat ini ada 7 penerbangan, Malang-Jakarta (vice versa) setiap hari dilayani oleh Sriwijaya Air (3 penerbangan), Citilink Garuda (1 penerbangan) dan Garuda Indonesia (2 penerbangan). Serta Malang-Denpasar dilayani oleh Wings Air (1 penerbangan)

 

Trasportasi Darat

Kereta Api

Kota Malang dilalui jalur kereta api Surabaya-Malang-Blitar-Kediri-Kertosono. Kereta api harian kelas ekonomi (Penataran) melayani jalur Surabaya-Malang via Bangil. Selain itu juga terdapat kereta api Gajayana (eksekutif) jurusan Malang-Jakarta, kereta api Malabar (eksekutif-bisnis-ekonomi) jurusan Malang-Bandung, dan yang terbaru kereta api Malioboro Express (eksekutif) jurusan Malang-Yogyakarta kereta api Tawang Alun (ekonomi) jurusan Malang-Banyuwangi serta Matarmaja (ekonomi) juga dengan jurusan Malang-Jakarta(Pasar Senen),Kereta api Tumapel (ekonomi) jurusan Malang-Surabaya. Stasiun utama adalah Stasiun Malang (Kotabaru) (+444 M). 2 Stasiun lainnya adalah Stasiun Malang Kotalama (+429 M) dan Stasiun Blimbing (+460 M).

Bus

Untuk jalur bus, Terminal Arjosari yang merupakan terminal terbesar di Malang melayani rute ke seluruh jurusan kota-kota utama di pulau Jawa, Bali, NTB dan Sumatera baik kelas ekonomi, Bisnis maupun eksekutif. Untuk pemberangkatan tujuan luar kota Malang terminal Arjosari tidak siaga 24 jam. Pemberangkatan bus terakhir ke Surabaya habis pukul 22.30 WIB dan Baru ada pagi hari pukul 03.00 WIB. Sedangkan untuk kedatangan bus dari luar kota ke Arjosari siaga 24 jam. Terminal Arjosari relatif aman dari calo yang sering memaksa penumpang. Saat ini biaya peron/jasa ruang tunggu Terminal Arjosari telah dihapuskan (gratis).Terminal Gadang melayani rute Malang-Lumajang, Malang-Blitar-Tulungagung-Trenggalek. Namun, saat ini keberadaan Terminal Gadang telah digantikan oleh Terminal Hamid Rusdi yang terletak kurang lebih 2 KM di sebelah timur Terminal Gadang. Sedangkan Terminal Landungsari melayani rute Malang-Kediri, Malang-Jombang dan Malang-Tuban.

Adapun 2 sub terminal lainnya adalah Sub-Terminal Madyopuro di bagian timur Kota Malang, tepatnya di daerah Madyopuro (dekat Sawojajar) dan Sub-Terminal Mulyorejo yang terlatak di sebelah barat daya Kota Malang, tepatnya di daerah Mulyorejo Kecamatan Sukun. Terminal tersebut hanya disinggahi oleh angkutan kota.

Angkutan Kota

Kelima terminal yang ada di Kota Malang terhubung dengan berbagai angkutan kota (biasa disebut angkota atau mikrolet). Angkota atau mikrolet ini ada 2 macam, yakni mikrolet untuk jalur dalam kota dan mikrolet untuk jalur luar kota. Mikrolet jalur dalam kota berwarna biru tua dengan kode garis warna yang beragam untuk membedakan jalurnya, contoh: Arjosari-Gadang (AG) dengan garis warna oranye (saat ini huruf G diganti dengan huruf H untuk Hamid Rusdi), Landungsari-Dinoyo-Hamid Rusdi (LDG, sebelumnya LDH)dengan garis warna putih, Arjosari-Landungsari (AL)dengan garis putih-merah, dan lain sebagainya. Termasuk juga dengan angkot yang menuju sub-terminal. Sedangkan mikrolet untuk jalur luar kota (dari Kota Malang ke Kabupaten Malang atau Kota Batu) berwarna selain biru tua, contoh: LA (Lawang-Arjosari) berwarna hijau, TA (Tumpang-Arjosari) berwarna putih atau putih-hijau, BL (Batu-Landungsari) berwarna ungu muda, dan lain sebagainya.

Demikian beberapa pelengkap apabila anda mempunyai keinginan berlibur ke Jawa Timur, jangan sampai melewatkan Segitiga Emas wisata Jawa Timur yaitu Malang, Batu, Bromo dan bersama Travel Agent terkemuka di Malang Raya www.verona-indonesia.com.

Leave a Reply

*

Invalid or expired token.